KEGIATAN KEMENPERIN

Kawasan Industri Award: Ajang Apresiasi Bagi Kawasan Industri Terbaik di Indonesia


Senin, 21 April 2014

Dalam rangka memacu pengembangan kawasan industri, Kementerian Perindustrian bersama-sama dengan pemerintah daerah terus berupaya mendorong pengembangan kawasan industri di daerah agar dapat menarik investor swasta domestik dan asing untuk menanamkan modalnya di kawasan tersebut. Terhadap kawasan industri yang sudah ada, Kementerian Perindustrian telah menyusun Standar Kawasan Industri Indonesia, sehingga dapat meningkatkan daya saing kawasan industri nasional dalam menghadapi persaingan di regional ASEAN.

Penyusunan Standar  Kawasan Industri  Indonesia diikuti dengan kegiatan pemberian penghargaan untuk perusahaan kawasan industri terbaik di Indonesia yang disebut dengan "Kawasan Industri Award". Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi dan memacu para perusahaan pengelola kawasan industri untuk terus meningkatan mutu layanan baik yang bersifat fisik maupun nonfisik.

Lingkup penganugerahan penghargaan kawasan industri dikelompokan ke dalam 6 kategori yaitu:

  1. Kawasan Industri dengan Kinerja Terbaik dalam Manajemen dan Pelayanan (Best Performance in Management dan Services)
  2. Kawasan Industri dengan Kinerja Terbaik dalam Infrastruktur dan Fasilitas (Best Performance in Infrastructure and Facilities)
  3. Kawasan Industri dengan Kinerja Terbaik dalam Pengelolaan Lingkungan (Best Performance in Environmental Management)
  4. Kawasan Industri Terbaik di Luar Jawa (The Best Industrial Estate Outside of Java)
  5. Kawasan Industri Terbaik di Indonesia (The Best Industrial Estate in Indonesia)
  6. Penghargaan Kepada tokoh yang berjasa dalam pengembangan kawasan industri nasional (Lifetime Achievement Award for National Industrial Estate Development)

Tahap Pelaksanaan

Tahap pelaksanaan Kawasan Industri Award, secara umum  terdiri atas 5 tahapan, yaitu:

  1. Tahap penyiapan kriteria penilaian,
  2. Tahap sosialisasi,
  3. Tahap penilaian peserta,
  4. Tahap penetapan pemenang,
  5. Tahap penganugerahan kawasan industri.

Penjelasan lebih lanjut mengenai kelima tahapan di atas adalah sebagai berikut:

1. Penyiapan Kriteria Penilaian

Kegiatan persiapan diawali dengan penetapan tim yang akan terlibat. Secara teknis, tim dibagi menjadi tiga yaitu  Tim Pengarah, Tim Teknis, dan Tim Sekretariat. Tim pengarah diketuai oleh Direktur Jenderal Pengembangan Perwilayahan Industri dan beranggotakan para Eselon 2 di lingkungan Ditjen PPI.

Tim Teknis adalah orang-orang yang diberikan tugas melakukan penilaian terhadap kawasan industri. Tim Teknis berasal dari kalangan akademisi yang independen dan mewakili bidang-bidang keahlian seperti Teknik Industri, Arsitek, Teknik Lingkungan, Planalogi, dan Manajemen. Sementara itu, Tim Sekretariat bertugas untuk membantu Tim Teknis dalam hal-hal yang sifatnya administratif mulai dari perencanaan, pelaksanaan acara penganugerahan penghargaan kawasan industri sampai melakukan evaluasi dan penyusunan laporan kegiatan.

Tim Teknis menggunakan kriteria-kriteria yang terdapat dalam standar kawasan industri Indonesia untuk menilai kawasan industri. Untuk memudahkan dalam proses penilaian, Tim Teknis menggunakan Buku Panduan Penilaian Standar melalui Akreditasi Kawasan Industri Indonesia untuk menilai kawasan-kawasan industri berdasarkan kriteria yang telah ditetapkan.

2. Sosialisasi

Seluruh pengelola kawasan industri yang beroperasi dan merupakan anggota Himpunan Kawasan Industri (HKI) diundang untuk mengikuti sosialisasi penganugerahan penghargaan kawasan industri (Kawasan Industri Award). Pada kegiatan sosialisasi tersebut dijelaskan mengenai tujuan kegiatan penganugerahan penghargaan   dan rangkaian proses yang akan dilakukan sampai pada tahapan penetapan pemenang penghargaan.

Sosialisasi juga dilakukan dengan membagikan buku panduan umum pelaksanaan penganugerahan penghargaan kawasan industri, yang di dalamnya terdapat Borang Penilaian yang berisi rincian daftar pertanyaan dan data yang harus dilengkapi untuk kegiatan penilaian.

Pada saat sosialisasi, para pengelola kawasan industri diberikan penjelasan bagaimana cara melengkapi dan mengisi borang penilaian. Para pengelola kawasan industru diberikan jangka waktu untuk mengisi dan mengirimkan borang penilaian yang telah diisi beserta dokumen-dokumen pendukungnya.

3. Penilaian Peserta

Borang penilaian yang telah diisi oleh penglola kawasan industri beserta dokumen-dokumen pendukungnya dikirimkan ke Tim Sekretariat, selanjutnya diverifikasi untuk mengecek kelengkapan data administrasinya.

Penilaian dilakukan oleh akademisi yang tergabung dalam Tim Independen. Adanya Tim Penilai Independen ini dimaksudkan agar penilaian dilakukan dengan adil dan seobjektif mungkin, sehingga hasil penilaian dapat mencerminkan keadaan sebenar-benarnya.

Penilaian terhadap kawasan industri idilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama adalah penilaian dengan menggunakan informasi yang tertulis dalam borang penilaian untuk selanjutnya direkapitulasi untuk mendapatkan nominasi 3 kawasan industri dengan nilai tertinggi untuk masing-masing kategori yang selanjutnya akan dilakukan verifikasike lapangan terhadap 3 nominasi tersebut. Verifikasi ke lapangan terhadap kawasan industri yang masuk nominasi 3 besar untuk setiap kategori dilakukan pengecekan terhadap kriteria-kriteria yang membutuhkan pembuktian dan pengamatan langsung dilapangan.

Data hasil verifikasi lapangan terhadap 3 kawasan industri yang dinominasikan untuk setiap kategori selanjutnya dimasukkan ke dalam borang penilaian dan dilakukan penghitungan kembali sampai diperoleh peringkat untuk masing-masing kategori dan selanjutnya diusulkan 1 penerima penghargaan untuk setiap kategori.

4. Penetapan Pemenang

Pada hari Kamis tanggal 10 Oktober 2013 telah dilaksanakan rekapitulasi penilaian berdasarkan dokumen boring penilaian dan verifikasi lapangan pada kawasn industri yang masuk nominasi 3(tiga) besar untuk setiap kategori dalam rangka Penganugerahan Penghargaan Kawasn Industri Tahun 2013. 

Kawasan industri yang diusulkan untuk mendapatkan penghargaan masing-masing kategori disampaikan oleh Tim Pengarah kepada Menteri Perindustrian untuk selanjutnya ditetapkan dalam bentuk surat Keputusan Menteri Perindustrian.

5. Penganugerahan Kawasan Industri

Kegiatan penganugerahan Penghargaan Kawasan Industri (Kawasan Industri Award) dilakukan pada tanggal 24 Oktober 2013 di Hotel J.W.Mariot, Jakarta dengan mengundang para pengelola Kawasan Industri dan instansi pemerintah terkait lainnya. Pemenang peghargaan untuk masing-masing kategori diberikan tropi dan piagam penghargaan secara langsung oleh Menteri Perindustrian M.S. Hidayat. Sementara itu, kawasan industri yang masuk nominasi untuk setiap kategori akan diberikan piagam penghargaan.

Acara Malam Penganugerahan Kawasan Industri Award diramaikan dengan penampilan Artis Nasional Novita Dewi. Dan rekaman dari kegiatan ini ditayangkan di Metro TV pada pertengahan November 2013. Rencananya pemberian penghargaan Kawasan Industri Award akan dilaksanakan setiap 2 (dua) tahun sekali yaitu pada tahun ganjil, sehingga kegiatan yang sama akan diadakan kembali pada tahun 2015.

Kriteria Penilaian

Kriteria penilaian dalam ajang Kawasn Industri Award terdiri atas beberapa aspek yang diambil dari aspek-aspek yang ada di standar kawasan industri. Dari aspek-aspek yang ada diturunkan menjadi beberapa indikator sebagaimana dijelaskan berikut ini.

Aspek Manajemen dan Pelayanan:

  • Aspek legal yang lengkap (ijin prinsip, ijin lokasi, ijin usaha kawasan industri, HGB/HPL, pengesahan tapak), visi, misi, strategi, rencana bisnis, inovasi dan orientasi bisnis kawasan industri;
  • Kepatuhan terhadap rasio peruntukan lahan kawasan industri; Penetapan Sistem manajemen mutu, lingkungan, kesehatan dan keselamatan kerja : ISO 9001, ISO 14000, ISO 18000/ OHSAS;
  • Peraturan Kawasan Industri, penetapan, sosialisasi, perjanjian dengan tenantl;
  • Indeks Kepuasan Pelanggan : metode pengukuran, frekuensi, upaya-upaya perbaikan;
  • Dan Jasa Pelayanan kepada tenant : sistem manajemen tanggap darurat, sistem pengamanan, kesehatan, kebersihan, pelayanan jasa industri dan komunikasi yang dilakukan dengan tenant.

Aspek Infrastruktur dan Fasilitas : 

  • Jaringan jalan lingkungan di dalam kawasan industri: akses dan tingkat kemacetan jalan menuju kawasan dan kondisi jalan di dalam kawasan (jumlah dan kualitasnya);
  • Pengolahan limbah (ketersediaan, kapasitas, laboratorium, kompetensi pengelola, jaringan pembuatan, kemampuan mengolah sesuai dengan baku mutu);
  • Penyediaan air bersih (ketersediaan, jaringan, sumber air baku, kapasitas);
  • Sumber energi listrik (ketersediaan, jaringan, gardu, jaminan ketersediaan);
  • Jaringan Telekomunikasi: variasi dan kualitas jaringan telekomunikasi;
  • Jaringan pipa gas: ketersediaan (panjang dan kualitasnya); sistem drainage: ketersediaan, retention pond, sumur resapan;
  • Fasilitas penunjang lainnya: kantin, guest house, tempat pelayanan kesehatan , tempat ibadah, olahraga, pemdam kebakaran, rumah telkom, kantor pengelola, security, dormitory/apartemen, bank, kantor pos, tempat rekreasi; sistem pengelolaan limbah padat: sampah dan B3.

Aspek Pengelolaan Lingkungan :

  • Peringkat penilaian kinerja kawasan industri berdasarkan peringkat PROPER yang dikeluarkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup : Emas, Biru , Hijau, Hitam;
  • Ketaatan dalam pengelolaan lingkungan hidup sesuai dengan persyaratan : pelaporan RKL/RPL, pengelolaan limbah B3, pengendalian pencemaran air;
  • Upaya-upaya untuk meningkatkan kualitas lingkungan hidup : konservasi energi, konservasi air, kelembagaan penunjang; pengelompokan kaveling berdasarkan jenis industri;
  • Penataan dan pemeliharaan Ruang Terbuka Hijau : keindahan dan kerapian.

Aspek Kepedulian Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat :

  • Kepedulian sosial, merupakan upaya-upaya yang dilakukan pengelola kawasan industri sebagai bentuk charity seperti dalam bidang pendidikan , kesehatan, ekonomi, dan lingkungan hidup.
  • Dan pemberdayaan masyarakat, merupakan upaya-upaya pengelola kawasan industri untuk meningkatkan kapasitas masyarakat (capasity building) dalam pengembangan seperti SDM dan perekonomian.

Kawasan Industri Terbaik di Indonesia

  1. Kawasan Industri  KIIC
  2. Kawasan Industri  JABABEKA
  3. Kawasan Industri  BATAMINDO

Kawasan Industri Terbaik di Luar Pulau Jawab

  1. Kawasan Industri  BATAMINDO
  2. Kawasan Industri  KIMA
  3. Kawasan Industri  BONTANG

Kawasan Industri Kinerja Terbaik Dalam Aspek Manajemen dan Pelayanan

  1. Kawasan Industri  KIIC
  2. Kawasan Industri  JABABEKA
  3. Kawasan Industri  MM2100

Kawasan Industri Kinerja Terbaik Dalam Aspek Infrastruktur dan Fasilitas

  1. Kawasan Industri  JABABEKA
  2. Kawasan Industri  KIIC
  3. Kawasan Industri  EJIP

Kawasan Industri Kinerja Terbaik Dalam Pengelolan Lingkungan

  1. Kawasan Industri  EJIP
  2. Kawasan Industri  BATAMINDO
  3. Kawasan Industri  MM2100
Sumber: Majalah Kawasan 
Share:

Berita Serupa

Kegiatan Lainnya  

Twitter