KEGIATAN KEMENPERIN

Ramah-tamah ATK dengan Seluruh Mahasiswa Asal Laos di Yogyakarta


Jumat, 24 Januari 2014

Pada tanggal 23 Januari 2014 Akademi Teknologi Kulit (ATK) Yogyakarta mengundang seluruh mahasiswa Laos yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk datang pada acara ramah-tamah yang diselenggarakan mulai pukul 16.00 – 18.00 WIB di Restoran Pondok Cabe Jl. C. Simanjuntak Yogyakarta.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh semua Pembantu Direktur ATK, yakni PD 1 Bapak Sugiyanto, PD 2 Bapak RLMS Ari Wibowo, dan PD 3 Ibu Titik Anggraini, serta para mahasiswa Laos yang berjumlah sekitar 15 (lima belas) orang yang sedang menempuh pendidikan master di berbagai universitas di Yogyakarta, baik di Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), maupun Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

Ide diadakannya pertemuan antara pihak ATK dengan para mahasiswa Laos di Yogyakarta muncul karena mulai Tahun Akademik 2013/2014 ATK menerima 2 orang mahasiswa dari Laos untuk belajar tentang Teknologi Perkulitan. Penerimaan kedua mahasiswa tersebut merupakan salah satu implementasi program kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Pemerintah Laos. Kerjasama tersebut juga merupakan komitmen Presiden RI Bapak Susilo Bambang Yudoyono dalam rangka membantu Pemerintah Laos memajukan negaranya, yang salah satunya dalam bentuk pemberian beasiswa kepada generasi muda Laos untuk menimba ilmu di Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, selain melakukan perkenalan, ATK juga berterima kasih kepada para mahasiswa Laos karena adanya perkumpulan mahasiswa Laos yang ada di Yogyakarta telah membantu mahasiswa Laos yang sedang belajar di ATK, terutama dalam hal orientasi lintas budaya yang sangat bermanfaat bagi mereka ketika harus beradaptasi pada awal masa tinggal di Indonesia, khususnya di Yogyakarta.

Selain ramah tamah, pertemuan tersebut juga membahas tentang kemungkinan-kemungkinan kerjasama di masa yang akan datang yang bisa dijalin oleh ATK dengan institusi-intitusi asal tempat para mahasiswa Laos tersebut bekerja. Semoga embrio kerjasama tersebut bisa tumbuh dan berkembang, sehingga kedepannya akan menguntungkan bagi kedua belah pihak, dan lebih luas lagi, bagi kedua negara.

Share:

Berita Serupa

Kegiatan Lainnya  

Twitter