KEGIATAN KEMENPERIN

Rapat Kerja Kementerian Perindustrian dengan Komisi VI DPR-RI membahas RKAKL


Senin, 12 Maret 2012

JAKARTA—Senin, 12 Maret 2012, Menteri Perindustrian Mohamad S Hidayat menghadiri Rapat Kejra dengan  Komisi VI DPR-RI membahas RKAKL tahun 2012 di Gedung Nusantara II, DPR-RI. Dalam kesempatan tersebut Menperin MS. Hidayat mengatakan bahwa Kementerian Perindustrian meminta pemotongan anggaran bagi kementerian tersebut dikurangi dari awalnya Rp 203,9 miliar menjadi Rp 168,8 miliar. Selisih nilai pemangkasan yang sekitar Rp 35 miliar tersebut dialokasikan untuk mendorong dan mengakselerasi kinerja industri.
Program-program tersebut, diantaranya pengembangan industri pengolahan rotan dan kakao di Sulawesi Barat, pembangunan tangki timbun minyak kelapa sawit di Kalimantan Timur, dan kegiatan dekonsentrasi pengembangan IKM di 33 provinsi. Sebagaimana diketahui bahwa  sebelumnya, Kemenperin mendapat pagu anggaran tahun 2012 sebesar Rp 2,54 triliun dan anggaran tersebut kemudian direncanakan mendapat pemangkasan sebesar 8% menjadi Rp 2,34 triliun.
Kemenperin telah menyusun anggaran perubahan, namun tetap mengacu pada upaya mengurangi dampak negatif pemangkasan terhadap kinerja industri prioritas dan pelaksanaan tugas pokok kementerian. Pemotongan dilakukan melalui efisiensi penghematan dari setiap kegiatan, tanpa menghilangkan kegiatan dan mengurangi pencapaian output. Besaran pemotongan untuk setiap program (unit eselon I) bervariasi, meliputi belanja transito, perjalanan dinas, hingga barang lainnya.
Sebagaimana ditetapkan, pemangkasan anggaran hanya dilakukan pada kegiatan yang bersumber pada rupiah murni dan mengecualikan program kegiatan prioritas nasional, standar pelayanan publik minimal serta belanja modal untuk pengembangan fasilitas industri.*** (yi-puskom)



Share:

Berita Serupa

Kegiatan Lainnya  

Twitter