BERITA INDUSTRI

Relaksasi Diperluas


Kamis, 1 April 2021

Sumber: Republika (01/04/2021)

Maret 2021, konsumen sejumlah mobil bani dengan kapasitas mesin 1.500 cc ke bawah resmi menikmati diskon pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM). Hal ini sengaja dilakukan demi mendorong pemulihan pasar otomotif nasional.

Terbukti, angin segar ini pun telah memberikan dampak positif. Hingga kemudian, pemerintah memberikan diskon PPnBM lagi untuksejumlah produk mobil dengan kapasitas mesin 2.5OOCC ke bawah.

Rencana ini pun mendapat dukungan dari para pelaku industri. Vice President Director PT Toyota-Astra Motor (TAM), Henry Tanoto, mengatakan, kebijakan perluasan relaksasi ini tentu akan memberikan dampak positif bagi industri dan perekonomian di Tanah Air.

"Program relaksasi yang saat ini telah berjalan terbukti memberikan dampak positif bagi pasar. Oleh karena itu, kami sangat mendukung rencana perluasan relaksasi tersebut," kata Henry kepada Republika, Selasa (30/3).

Meskipun, perluasan yang diterapkan pada awal April ini hadir dengan formula perhitungan yang berbeda. Mengingat, mobil dengan kapasitas mesin 1.500 cc ke bawah dan mobil dengan kapasitas mesin 2.500 cc ke bawah memiliki karakter prases produksi dan karakter konsumen yang berbeda pula.

"Apa pun wujud dukungan pemerintah, kami tentu sangat mendukung hal itu. Pasti seluruh dukungan itu telah melalui pertimbangan yang matang dan tetap bertujuan untuk mendorong pemulihan pasar," ujarnya.

Ia meyakini, seluruh paket kebijakan ini otomatis akan semakin memberikan kemudahan bagi masyarakat serta berdampak positif bagi keberlanjutan industri otomotif di Tanah Air.

Soal efektivitas program relaksasi yang telah berjalan, Toyota telah mengantongi data yang membuktikan bahwa stimulan itu telah mendorong permintaan mobil dengan kapasitas mesin 1.500 cc ke bawah.

Marketing Director TAM, Anton Jimmi Suwandy, mengatakan, sepanjang Maret 2021, Toyota mencatat pertumbuhan permintaan yang sangat signifikan. Terutama pada produkyang tercakup dalam program relaksasi pajak.

"Surat pemesanan kendaraan (SPK) mengalami peningkatan yang bervariasi. Beberapa produkyang mengalami peningkatan signifikan, di antaranya adalah Avanza, Rush, dan Vios," kata Anton.

Dari seluruh produk itu, Vios menjadi produkyang paling diincar. Menurutnya, kendaraan jenis sedan ini mengalami peningkatan SPK hingga 500 persen karena merupakan salah satu produk dengan diskon pajak terbesar. Sedangkan Avanza dan Rush mengalami peningkatan 130 persen dan 170 persen.

Selain Toyota, peningkatan penjualan juga telah tercatat dalam data sementara Honda. Business Innovation and Sales & Marketing Director PT Honda Praspect Motor (HPM), Yusak Billy, mengatakan, stimulan ini terbukti mendorong jumlah permintaan Honda secara signifikan.

"Peningkatan permintaan untuk model yang menerima relaksasi adalah sebesar7o hingga 80 persen," kata Billy. Selain itu, sepanjang Maret, peningkatan penjualan juga terjadi pada produk lain yang belum tercakup dalam program relaksasi.

Hal itu pun membuat total pemesanan kendaraan Honda pada Maret mengalami peningkatan sekitar 40 hingga 50 persen. Menurut Billy, peningkatan itu ditunjang oleh sejumlah produk, seperti CR-V dan Brio Satya.

Kondisi ini pun membuktikan bahwa saat ini pasar terus menunjukkan arah pertumbuhan yang positif. Ia meyakini, perluasan relaksasi yang diterapkan nantinya tentu membuat pertumbuhan yang teijadi kian besar dan mempercepat pemulihan industri.

"Perluasan ini tentu merupakan ke-putusan yang tepat. Dengan semakin banyaknya model yang mendapat relaksasi pajak, maka hal ini diharapkan dapat terus meningkatkan penjualan, sehingga akan dampak pasitif baik bagi masyarakat, pabrikan, dan para pemasok komponen lokal," ujarnya.

Pemerintah telah memutuskan memperluas cakupan diskon PPnBM kepada kendaraan dengan kapasitas mesin 1.501 cc-2.500 cc berdasarkan dua skema. Pertama, untuk kendaraan 4x2 adalah diskon PPnBM sebesar 50 persen untuk tahap I antara April-Agustus 2021 dan diskon sebesar 25 persen antara September-Desember 2021.

Kedua, untuk kendaraan 4x4 adalah diskon sebesar 25 persen antara April-Agustus 2021 dan diskon sebesar 12,5 persen antara September-Desember 2021.

Beberapa produk Toyota yang dipastikan masuk dalam sekema ini, di antaranya adalah MPV Kijang Innova dan SUV Fortuner (diesel).

Pengamat otomotif, Bebin .Juana menilai perluasan ini akan mampu memberikan dampak yang signifikan bagi pasar.

"Pasar yang disasar dalam perluasan ini sangat potensial. Mengingat, segmen dalam kendaraan tersebut merupakan segmen dengan daya beli yang tak terlalu terpengaruh oleh pandemi," kata Bebin kepada Republika.

Oleh karena itu, ia yakin hal ini mampu membuat pasar semakin bergairah. Melihat besarnya daya beli dalam segmen tersebut, Bebin pun berharap relaksasi ini mampu menambah volume penjualan dengan jumlah yang cukup besar. ? ed:khoirular>v

 

Share:

Twitter