BERITA FOTO

Penandatanganan Trial Agrrement serta Serah Terima Kendaraan Listrik


Jumat, 19 Februari 2021

Plt. Direktur Industri Maritim, Alat Transportasi dan Alat Pertahanan Kemenperin, Restu Yuni Widayati menyampaikan sambutannya saat Penandatanganan Trial Agrrement serta Serah Terima Kendaraan Listrik di Bandung, 19 Februari 2021. Dalam sambutannya, Restu mengatakan proyek demonstrasi kendaraan listrik hasil kerja sama dengan New Energy and Industrial Technology Development Organization (NEDO) Jepang ini bertujuan untuk mengenalkan kendaraan listrik dan teknologi battery sharing.




Presiden Direktur PT HPP Energy Indonesia (HEIN) Hisashi Murakami (kanan) secara simbolis menyerahkan kendaraan listrik kepada perwakilan Balai Besar Bahan dan Barang Teknik Soni Fitriajaya (kiri) di Bandung, 19 Februari 2021. Saat ini, Kementerian Perindustrian berupaya mengakselerasi pengembangan kendaraan listrik untuk melaksanakan proyek percontohan bertajuk The Demonstration Project to Increase Energy Efficiency Through Utilization Of Electric Vehicle and Mobile Battery Sharing.




Perwakilan Balai Besar Bahan dan Barang Teknik, Elis sofianti mencoba kendaraan listrik usai Penandatanganan Trial Agrrement serta Serah Terima Kendaraan Listrik di Bandung, 19 Februari 2021. Pemerintah telah menetapkan target pada 2025 produksi Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai (KBLBB) mencapai 400 ribu unit untuk roda empat dan 1,76 juta unit roda dua. Target produksi ini akan terus meningkat hingga pada 2030 yang akan mencapai 600 ribu unit roda empat dan 2,45 juta unit roda dua.




Share:

<< Sebelumnya   Selanjutnya >>

Twitter