BERITA INDUSTRI

Efektivitas Diklat Daring di Masa Pandemi


Senin, 25 Januari 2021

Efektivitas Diklat Daring di Masa Pandemi


Oleh: Bagas N. Wibowo (Widyaiswara Kementerian Perindustrian)


Masa pandemi yang telah berjalan hampir satu tahun, menjadikan segala aktivitas hampir sepenuhnya dilakukan secara daring (online). Salah satu kegiatan yang mengalami pergeseran pelaksanaan adalah penyelenggaraan Diklat Daring (online training) untuk para tenaga kerja dalam rangka meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memaksimalkan potensi yang ada.


Online training menjadi solusi karena para tenaga kerja dapat dengan mudah mengakses aplikasi yang disediakan perusahaan. Proses training yang tidak terbatas ruang dan waktu menjadikan metode seperti ini diminati dan dinilai mampu menunjang proses pembelajaran.


Komponen dalam Online Training


Dalam proses penerapan online training, terdapat beberapa komponen yang harus dipersiapkan oleh perusahaan dalam rangka menunjang penyampaian materi kepada tenaga kerja tetap lancar. Berikut ini terdapat tiga komponen yang wajib diperhatikan demi berjalannya proses pelatihan dengan baik.



  1. Penerapan Strategi Pembelajaran


Pemberian materi tidak hanya sekedar menyampaikan materi dan para tenaga kerja hanya mencatat saja. Lebih dari itu, proses pembelajaran harus bisa melakukan improvisasi guna menjadikan pembelajaran mudah dipahami oleh karyawan yang mengikuti online course.


Misalnya saja, selama pelatihan, prosesnya dapat dikombinasikan dengan permainan seperti kuis, evaluasi di akhir pembelajaran, dan melakukan kolaborasi antar para karyawan dengan melemparkan pertanyaan terkait materi yang telah diajarkan.


Selain menyenangkan, penerapan strategi seperti ini dirasa dapat lebih efektif dan menjadikan setiap karyawan tidak hanya sekedar mengetahui materi, akan tetapi memahami dan bisa diaplikasikan ketika selesai melakukan proses pelatihan.



  1. Model Pengajaran Materi


Setiap pelatihan mempunyai model pengajaran yang berbeda, tergantung dari bagaimana perusahaan ingin menyampaikan sebuah materi. Misalnya saja proses pengajaran menggunakan model distribusi. Jika dilihat dalam pengaplikasiannya, model ini cocok untuk online training.


Mengapa pengajaran dengan model distribusi dikatakan cocok? Karena pembelajaran dapat menggabungkan dua teknik yang berbeda, yakni pembelajaran secara konvensional (tradisional) dengan memanfaatkan internet untuk media pembelajaran jarak jauh (modern).


Selain itu, terdapat model Open Ended Learning (OEL) yang digunakan dengan cara memanfaatkan contoh masalah terkait pada materi pembelajaran. Lalu, para tenaga kerja diberikan kesempatan untuk mencari tahu bagaimana formula terbaik untuk menyelesaikan contoh permasalahan tersebut.



  1. Pemanfaatan Teknologi Pembelajaran


Karena para tenaga kerja memanfaatkan pelatihan berbasis online, perusahaan juga harus paham bagaimana memanfaatkan teknologi yang tersedia guna pembelajaran dapat lebih efektif dan efisien. Misalnya saja seperti pemanfaatan teknologi CMS (Course Management System).


Hal Utama Pada Proses Training Online


Meskipun terlihat lebih mudah saat melakukan online training, akan tetapi terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menunjang proses pembelajaran nantinya. Dengan memperhatikan poin-poin utama, baik tenaga kerja maupun pengajar dapat terarah tanpa adanya gangguan.



  1. Koneksi


Pastikan koneksi internet tetap stabil dan minim gangguan sinyal yang dapat terganggu bahkan hilang ketika proses pelatihan. Banyak sekali kasus yang terjadi dalam online training, para peserta mengeluh karena koneksi yang buruk, sehingga pembelajaran menjadi terhambat.



  1. Tampilan Visual


Meskipun terlihat sederhana, akan tetapi tampilan visual pada proses pelatihan online cukup mempengaruhi tenaga kerja dalam memahami setiap materi yang diajarkan. Pastikan perusahaan mampu menampilkan informasi melalui gambar, video, hingga penggunaan warna yang sesuai.


Misalnya saja, terdapat beberapa paragraf tulisan yang menjabarkan mengenai sebuah materi, lalu dapat disisipkan gambar atau video sebagai penunjang supaya informasi yang dijelaskan lebih detail. Selain itu, penggunaan jenis huruf (font) dan warna juga diusahakan nyaman dibaca.



  1. Suasana Pembelajaran


Proses pembelajaran dalam online training memang merupakan hal yang penting. Namun, menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman juga menunjang tenaga kerja lebih cepat dalam memahami materi pelatihan, sehingga  tidak harus selalu serius dan kaku.


Manfaat Diadakannya Training Online


 


Kegiatan online training dipilih karena pasti perusahaan melihat ada manfaat besar yang dapat diperoleh, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM supaya lebih mampu memahami kemampuan diri sendiri dan mampu meningkatkan kontribusi di perusahaan tersebut.



  1. Fleksibel


Dengan adanya online training, para tenaga kerja tidak harus datang langsung ke kantor untuk melakukan proses pelatihan. Mulai dari di rumah, kantor, hingga kafe, tenaga kerja lebih fleksibel asalkan tersedia perangkat seperti laptop dan koneksi internet yang memadai.



  1. Akses Dokumentasi


Sering kali tenaga kerja lupa dengan materi yang telah dipelajari dalam proses pelatihan, belum lagi materi yang diajarkan banyak dan rumit. Dengan memanfaatkan online training, tenaga kerja dapat mengakses dokumentasi untuk materi yang telah diikuti sebelumnya.



  1. Hemat


Baik dari pihak perusahaan dan tenaga kerja, keduanya sama-sama diuntungkan melalui pelatihan online. Biaya operasional yang seharusnya dikeluarkan untuk pelatihan secara offline dapat dipangkas dalam jumlah besar karena hanya mengandalkan internet secara online.


Selain itu, proses berjalannya online training juga lebih cepat karena tidak perlu bertatap muka secara langsung, sehingga tanpa ada alasan telat karena terkena macet di jalan atau ban kendaraan bocor, hal tersebut sudah bisa diantisipasi dengan pelatihan secara online.



  1. Pembelajaran Personal


Tidak semua tenaga kerja menyukai atau cocok dengan pelatihan yang melibatkan banyak orang dalam satu waktu. Dengan adanya pelatihan online, pembelajaran juga terasa lebih personal dan memberikan banyak space untuk tenaga kerja dalam mengikuti proses pelatihan.



  1. Penerapan Metode Pembelajaran Gabungan


Pembelajaran secara online memberikan kesempatan kepada perusahaan untuk menggabungkan metode pembelajaran yang sekiranya sesuai untuk para tenaga kerja. Perusahaan dapat menentukan pembelajaran seperti apa yang dapat diselesaikan dalam kurun waktu tertentu.


Contohnya, selama proses pelatihan, para pengajar memberikan kesempatan untuk tenaga kerja bertanya dan mendengarkan kesimpulan yang mereka utarakan berdasarkan materi pada waktu tersebut, sehingga ketika terjadi kesalahan, tenaga kerja dapat langsung memperbaikinya.


Tips Mengikuti Training Online



Sama seperti pembelajaran pada umumnya, online training juga membutuhkan cara khusus untuk memaksimalkan karyawan dalam memahami setiap materi yang diberikan selama proses pelatihan berlangsung. Maka dari itu, terdapat beberapa tips untuk Anda yang mudah untuk diaplikasikan.



  1. Persiapan Diri


Tenaga kerja harus tetap mempersiapkan diri sebelum mengikuti online training yang diadakan oleh perusahaan. Hal yang perlu diingat adalah bahwa kegiatan ini mempunyai tujuan untuk mampu meningkatkan potensi dan menggali kemampuan sebagai seorang pekerja.


Jika perusahaan memberikan instruksi untuk menyiapkan alat-alat tertentu selama prose pelatihan, penuhi prosedur tersebut untuk menunjang pembelajaran supaya lebih maksimal, sehingga Anda tidak ketinggalan materi yang telah diajarkan.



  1. Manfaatkan Fasilitas Pelatihan


Jangan ragu memanfaatkan setiap fasilitas yang disediakan oleh perusahaan selama proses online training berlangsung. Misalnya saja perusahaan memberikan fasilitas berupa pengajaran materi tambahan setelah dilakukannya pembekalan materi inti, hal tersebut dapat Anda manfaatkan.



  1. Mengikuti Keseluruhan Pelatihan


Karyawan diharapkan mampu mengikuti keseluruhan pelatihan. Hal ini dikarenakan setiap sesi yang diadakan mempunyai keterkaitan materi pembelajaran satu sama lain, sehingga tenaga kerja harus mengikutinya dari awal kegiatan hingga akhir.



  1. Mempelajari Materi Pelatihan


Pembelajaran materi tidak hanya selesai setelah sesi pelatihan saja. Peserta harus mempelajarinya kembali di luar jam pelatihan supaya memahami inti pembelajaran yang diajarkan dengan baik.


Dengan adanya pelatihan berbasis online memang menjadi hal yang dibutuhkan oleh perusahaan ketika tidak memungkinkan tatap muka secara langsung.


Sumber:


Arizona, K., Abidin, Z., & Rumansyah, R. (2020).Pembelajaran Online Berbasis Proyek Salah Satu Solusi KegiatanBelajar Mengajar Di Tengah Pandemi Covid-19.Jurnal Ilmiah Profesi pendidikan,5(1), 64-70.


Darmalaksana, W., Hambali, R., Masrur, A., & Muhlas, M. (2020). Analisis Pembelajaran Online Masa WFH Pandemic Covid-19 sebagai Tantangan Pemimpin Digital Abad 21. KaryaTulis Ilmiah (KTI) Masa Work From Home (WFH) Covid-19 UIN Sunan Gunung Djati Bandung, 1-12.


Munajatisari, Rinni Rodiah, Analisis Efektivitas Metode Pelatihan Klasikal dan E-Learning, Jurnal Administrasi Bisnis, Vol 10 (2014):174-185.



Share:

Berita Serupa

Twitter