BERITA FOTO

Kepala BPSDMI Kunjungi Peserta Diklat 3 in 1 di BDI Jakarta


Jumat, 30 Agustus 2019

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Eko S.A Cahyanto meninjau praktik kerja peserta Diklat 3 in 1 Operator Mesin Industri Garmen Berbasis Kompetensi di Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta, Jumat (30/8). Kepala BPSDMI mengunjungi peserta Diklat 3 in 1 Operator Mesin Industri Garmen Berbasis Kompetensi angkatan 22-24 Tahun 2019, yang diikuti sebanyak 295 peserta. Mereka berasal dari beberapa Kabupaten/Kota di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Banten, Jawa Barat, Jawa Timur, dan Kalimantan Barat.




Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Eko S.A Cahyanto memperhatikan pakaian sekolah yang dibuat oleh para peserta Diklat 3 in 1 Operator Mesin Industri Garmen Berbasis Kompetensi di Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta, Jumat (30/8). Eko optimistis, hasil dari Diklat 3 in 1 tersebut, akan mendorong kinerja industri tekstil dan produk tekstil (TPT) di Tanah Air semakin gemilang. Apalagi, berdasarkan peta jalan Making Indonesia 4.0, industri TPT merupakan satu dari lima sektor yang mendapatkan prioritas pengembangan dalam kesiapan memasuki era industri 4.0.




Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Industri (BPSDMI) Kementerian Perindustrian, Eko S.A Cahyanto makan siang bersama dengan para peserta Diklat 3 in 1 Operator Mesin Industri Garmen Berbasis Kompetensi di Balai Diklat Industri (BDI) Jakarta, Jumat (30/8). Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), pada kuartal II tahun 2019, industri tekstil dan pakaian jadi sebagai sektor manufaktur yang tumbuh paling tinggi mencapai 20,71%. Di samping itu, industri TPT nasional terus memberikan kontribusi signfikan terhadap nilai ekspor nasional, yang terlihat pada tahun 2018 mencatatkan sebesar USD13,27 miliar.




Share:

<< Sebelumnya   Selanjutnya >>

Twitter