BERITA FOTO

Peluncuran Program Pendidikan Vokasi Link and Match yang ke 2 di Wilayah Jawa Barat


Senin, 18 Maret 2019


Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto memberikan sambutan serta arahannya saat peluncuran Program Pendidikan Vokasi Link and Match di Wilayah Jawa Barat, Sukabumi, 18 Maret 2019. Dalam sambutannya, Menperin mengatakan hingga saat ini, program vokasi link and match telah memasuki tahap yang ke sepuluh atau yang kedua di wilayah Jawa Barat, dengan total melibatkan 2.612 SMK dan 899 industri.









Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad, Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto, serta Direktur PT. Indofood Sukses Makmur Tbk, Axton Salim berbincang dengan peserta diklat penyandang disabilitas di Sukabumi, Jawa Barat, 18 Maret 2019. Pada kesempatan yang sama, Kemenperin juga membuka diklat 3 in 1 untuk memenuhi kebutuhan industri animasi, alas kaki dan garmen yang diikuti sebanyak 260 peserta, yang diikuti oleh 60 orang penyandang disabilitas untuk ditempatkan bekerja di beberapa perusahaan garmen dan alas kaki.









Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto didampingi (dari kiri) Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Hamid Muhammad, serta Dirjen Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial Edi Suharto menekan tombol pada Peluncuran Pendidikan Vokasi Link and Match Wilayah Jawa Barat di Sukabumi, Jawa Barat, 18 Maret 2019. Menperin mengatakan, Sejak diluncurkan tahun 2017, program pendidikan vokasi link and match SMK dan industri diproyeksi telah menggandeng lebih dari 400.000 siswa-siswi SMK mulai wilayah Jawa, Sumatera hingga Sulawesi dengan rata-rata 200 siswa per SMK.










Share:

<< Sebelumnya   Selanjutnya >>

Twitter