BERITA INDUSTRI

Menperin Mau Genjot Ekspor Batu Akik


Rabu, 22 April 2015

Sumber : Rakyat Merdeka

PEMERINTAH akan mendorong ekspor batu akik untuk meningkatkan penerimaan negara. Pasalnya, permintaan batu akik dari luar negeri teras meningkat.

Hal tersebut disampaikan Menteri Perindustrian Saleh Husin saat membuka pameran batu mulia beftema Demam Batu di Plasa Industri, Kementerian Perindustrian, Jakarta, kemarin. "Kita akan dorong supaya ekspor batu akik meningkat," ,katanya.

Menurut dia, Indonesia memiliki 45 jenis batu akik, Saleh bilang, setiap daer-ah di Indonesia memiliki kekhasan batu akik. Karena itu, tidak heran banyak kolektor ataupun pedagang dunia berburu batu akik ke Indonesia. "Ini kesempatan kita untuk menambah ekspor," ujarnya.

Dia mengatakan, berdasar-kan data Gemstone Rawabening, Jatinegara, Jakarta Timur, penjualan batu akik terus meningkat. Bahkan, perputaran uangnya mencapai Rp 5-10 miliar setiap hari.

Terkait dengan, harganya yang fluktuatif, Saleh mengatakan, pemerintah akan merancang kategori perhiasan yang dikenakan pajak da-lam revisi peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.253/ PMK.03/2008.

Saleh berharap, para pengrajin untiik terus berkreasi dan menciptakan produk-produk baru dan meningkatkan kualitas, sehingga dapat bersaing dengan produk negara lain.

'Direktur Jenderal Industri Kecil dan Menengah Kementerian Perindustrian Euis Saedah mengatakan, pemerintah akan menyusun standarisasi batu akik.

"Untuk harga, kami tidak bisa mengaturnya karena semuanya tergantung dari mekanisme. Yang bisa kami lakukan dari sisi pemerintah

adalah agar membuat standarisasi agar harga batu sesuai dengan dengan kualitas," ujarnya.

Dengan melakukan standarisasi ini, Euis berharap, batu akik bisa menjadi salah satu komoditas ekspor Indonesia. Dia juga menargetkan, proporsi ekspor batu akik tahun ini mencapai 75 persen dari porsi kontribusi ekspor perhiasan. "Saya kemarin kirim batu akik ke Taiwan untuk mencoba membentuk batu tersebut ke berbagai bentuk," ujar dia.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat adanya kenaikan ekspor perhiasan antara Februari hingga Maret 2015 24, 15 persen dengan nilai 668,4 juta dolar AS. Sedangkan total nilai ekspor Indonesia pada Maret 2015 mencapai 13,71 miliar dolar AS. Ekspor non migas berkontribusi sebesar 85,48 persen dari total seluruh ekspor.

Share:

Twitter