KEGIATAN KEMENPERIN

Menperin Menyampaikan Presentasi Tentang “Peluang Invetasi Industri Makanan dan Minuman di Indonesia”


Selasa, 21 April 2015

 

Menperin Menyampaikan Presentasi Tentang “Peluang Invetasi Industri Makanan dan Minuman di Indonesia”

Menteri Perindustrian Saleh Husin menyampaikan presentasi kepada para delegasi negara anggota KAA (21/4) dengan tema “Peluang Invetasi Industri Makanan dan Minuman di Indonesia” pada acara Business Dialogue Session II, Asian African Business Summit 2015.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan Konferensi Asia Afrika 2015 di Jakarta Covention Center Senayan yang berlangsung mulai tanggal 19-23 April di Jakarta. Dalam paparannya, Menperin memaparkan peluang investasi, khususnya peluang investasi makanan dan minuman di Indonesia. Dalam paparannya Menperin menyampaikan bahwa sumber daya alam Indonesia menempati peringkat atas di dunia, seperti kelapa sawit, rumput laut, kelapa, perikanan, kopi, dan coklat. Kondisi ini mendorong pertumbuhan industri di Indonesia. Kinerja industri nasional pada tahun 2014 cukup menggembirakan, khususnya industri makanan dan minuman dengan kontribusi 20% pada tahun 2014. Pertumbuhan industri makanan dan minuman mencapai 9,54%, lebih tinggi dari industri manufaktur yang sebesar 5,61% dan pertumbuhan ekonomi yang sebesar 5,02%. Industri makanan dan minuman di Indonesia terus tumbuh dan berkembang karena merupakan salah satu industri prioritas.

Untuk mewujudkannya, pemerintah Indonesia telah mengimplementasikan beberapa kebijakan di beberapa bidang, diantaranya Tax Holiday, Tax Allowance, dan Tariff Examption

Pada akhir presentasinya, Menperin mengatakan bahwa pertumbuhan industri makanan dan minuman tetap stabil dan memberikan kontribusi yang besar untuk sektor non migas dengan meningkatnya perminataan dari konsumen kelas menengah di Indonesia, paparnya.

Share:

Kegiatan Lainnya  

Twitter