BERITA INDUSTRI

Pasar Kertas Domestik Terbuka


Sumber : Kompas

JAKARTA, KOMPAS - Peluang pemasaran kertas di pasar domestik terbuka karena masih rendahnya konsumsi kertas per kapita di dalam negeri. Industri bubur kertas dan kertas di Indonesia pun berpeluang terus berkembang.
Demikian Direktur Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Panggah Susanto di Jakarta, Kamis (7/11).
Berdasarkan data Kementerian Perindustrian, konsumsi kertas di Indonesia saat ini
sekitar 32,6 kg per kapita. Sebagai perbandingan, konsumsi kertas per kapita di AS sekitar 324 kg, Belgia 295 kg, Denmark 270 kg, Kanada 250 kg, dan Jepang 242 kg.
Panggah mengatakan, produksi riil industri bubur kertas di Indonesia saat ini sekitar 6,9 juta ton per tahun. Adapun produksi riil industri kertas 11,8 juta ton per tahun.
Ekspor bubur kertas pada tahun 2012 tercatat 3,196 juta ton senilai 1,546 juta dollar AS. Adapun ekspor kertas 4,229 juta ton senilai 3,972 juta dollar AS.
Saat ini, kebutuhan kertas dunia sekitar 394 juta ton. Pertumbuhan kebutuhan kertas dunia diperkirakan tumbuh rata-rata 2,1 persen per tahun sehingga kebutuhan kertas dunia pada tahun 2020 mendatang diperkirakan mencapai 490 juta ton.
Sebelumnya Direktur Eksekutif Asosiasi Pulp dan Kertas Indonesia Liana Brastasida mengatakan, menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN 2015, Indonesia harus memberi contoh praktik bagus di industri bubur kertas dan kertas. Praktik bagus yang dimaksud antara lain berupa sistem verifikasi legalitas kayu (SVLK).
SVLK berlaku wajib untuk produk kayu olahan, khususnya produk bubur kertas dan kertas, sejak 1 Januari 2013. Melalui sistem itu Indonesia mensyaratkan dokumen V-legal untuk produk industri kehutanan, khususnya bubur kertas dan kertas.
Legalitas produk ini mulai dari sumber bahan baku sampai diperdagangkan untuk ekspor sesuai Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 64 Tahun 2012 tentang Ketentuan Ekspor Produk Industri Kehutanan.
Sementara itu, Kementerian Perindustrian pada 2013 juga menyusun peraturan tentang tata cara pemberian rekomendasi ekspor produk industri bubur kertas dan kertas berbahan baku nonkayu dan kertas bekas. (CAS)

Share:

Twitter

Program Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM