KEGIATAN KEMENPERIN

Menperin MS Hidayat Mendukung Kerjasama Indonesia-Italia, Selasa (24/4)


JAKARTA--Menteri Perindustrian (Menperin) MS Hidayat beserta Menteri Perdagangan Gita Wirjawan dan Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang Kerjasama Ekonomi Internasional Emirsyah Satar menerima kunjungan 31 orang delegasi yang terdiri dari pelaku bisnis dan wakil pemerintahan yang dipimpin Menteri Luar Negeri Italia Giulio Terzi di Sant’Agata, Selasa (24/4), di Hotel Ritz Carlton, Jakarta.

Seperti diketahui, perdagangan antara Indonesia dan Italia semakin berkembang dengan pencapaian total perdagangan mencapai US$ 5 miliar tahun 2011, meningkat dua kali lipat dari tahun sebelumnya. Indonesia banyak mengekspor batu bara, produk kimia, dan minyak sawit ke Italia. Sementara itu, Indonesia juga banyak mengimpor mesin-mesin termasuk peralatan rumah, besi atau tabung baja dan pipa, mobil, serta suku cadang mobil dan aksesoris.

Saat ini investasi Italia di Indonesia mencapai US$ 23,4 juta untuk 18 proyek pada tahun 2010. Sementara pada kuartal keempat tahun lalu, hanya ada 12 proyek dengan nilai investasi sebesar US$ 3,6 juta.

Pada kesempatan tersebut, dilakukan pula penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara PT. Astra Otoparts yang mewakili Indonesia dengan Pirelli Tires asal Italia. Kerjasama ini direalisasikan dengan pembangunan pabrik baru yang akan memproduksi ban sepeda motor konvensional di Indonesia.

Menurut informasi, investasi untuk pabrik yang akan berlokasi di sekitar Jabodetabek itu akan memakan dana investasi sebesar 120 juta dollar AS. Dana itu akan digelontorkan sepanjang tahun 2012-2014. Pembangunan pabrik akan dimulai pada kuartal IV 2012 di atas lahan seluas 25 hektar. Dan akan beroperasi penuh tahun 2016 dengan memperkerjakan 750 orang. Diharapkan pabrik tersebut mulai beroperasi pada semester kedua tahun 2013.

Selanjutnya, produksi tahun 2014 diperkirakan akan mencapai 2 juta unit ban sepeda motor konvensional. Dan pada saat beroperasi penuh, yakni tahun 2016, produksi akan mencapai 7 juta unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 3 juta akan dijual dengan merek dagang Astra. Sisanya yakni 4 juta unit akan dijual dengan merek Pireli atau Metzeler.

Pabrik baru ini tidak hanya akan meningkatkan kapasitas produksi ban motor Pirelli saja, yang diproyeksikan akan tumbuh menjadi 16 juta unit pada tahun 2015 dari 13 juta unit pada tahun 2011. Namun juga untuk meningkatkan eksistensi di pasar ASEAN yang saat ini merupakan pasar sepeda motor terbesar di dunia dengan jumlah populasi 250 juta sepeda motor. MoU ini pun diharapkan menjadi satu tonggak penting dalam kerjasama bisnis antara kedua negara, serta dapat menumbuhkan peluang-peluang baru di tahun mendatang.*** (Puskom)

Share:

Berita Serupa

Kegiatan Lainnya  

Twitter

Program Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM