KEGIATAN KEMENPERIN

Workshop Pendalaman Kebijakan Industri Untuk Wartawan


 

BANDUNG--Pada 16-17 Maret 2012, bertempat di Hotel Aquila Bandung, Pusat Komunikasi Publik, Kementerian Perindustrian mengadakan Workshop Pendalaman Kebijakan Industri Untuk Wartawan yang sering meliput di lingkungan Kementerian Perindustrian dan tergabung dalam Forum Wartawan Industri (FORWIND). Workshop ini diikuti oleh sekitar 70 wartawan media cetak dan elektronik dengan menghadirkan semua pejabat Eselon-I sebagai nara sumbernya.

Salah satu tugas pokok dan fungsi Pusat Komunikasi Publik adalah menyebarluaskan informasi tentang kebijakan sektor industri dan membangun jejaring kerja dengan mitra kerja, termasuk dengan para wartawan baik cetak maupun elektronik yang merupakan tugas penting dan menjadi prioritas. Karena itu dalam rangka mewujudkan kesatuan pandang tentang visi, misi dan kebijakan pembangunan industri nasional, Pusat Komununikasi Publik menyelenggarakan workshop pendalaman kebijakan sektor industri untuk wartawan khususnya yang sehari-hari bertugas meliput berbagai kegiatan di Kementerian Perindustrian.

Penyelenggaraan workshop ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman subtansi dan pendalaman kebijakan sektor industri, khususnya wartawan yang baru bertugas di Kementerian Perindustrian. Hal ini dimaksudkan agar wartawan industri memiliki bekal subtansi yang memadai dalam melaksanakan tugas jurnalistiknya, sehingga dapat mensosialisasikan berbagai informasi sektor industri melalui pemberitaan yang komprehensif dan proporsional. Selain itu, Workshop ini diharapkan dapat menjadi forum diskusi antara wartawan dengan pejabat di lingkungan Kementerian Perindustrian mengenai isu-isu terkini terkait sektor industri.

Sebagaimana diketahui bahwa dibawah bayang-bayang tekanan ekonomi global, yang berpotensi memperlambat pertumbuhan ekonomi, sektor industri yang merupakan motor penggerak ekonomi nasional dituntut untuk tetap menjadi pilar ekonomi mengingat kontribusinya yang dominan terhadap PDB nasional. Pertumbuhan sektor industri memiliki peran yang signifikan tidak hanya bagi peningkatan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan per kapita, tetapi juga turut berperan besar dalam penyerapan tenaga kerja produktif di sektor formal dan pengentasan kemiskinan. Dengan demikian di tahun 2012 ini, Kementerian Perindustrian dituntut untuk menjalankan "Akselerasi Industrialisasi Dalam Rangka Mendukung Percepatan Pembangunan Ekonomi".

Dalam workshop ini diharapkan rekan-rekan media dapat memperoleh informasi langsung mengenai kebijakan sektor industri, terutama dibawah tekanan ekonomi global saat ini, bagaimana akselerasi industrialisasi dapat mendukung percepatan program pembangunan ekonomi dan bagaimana optimisme Kementerian Perindustrian terhadap target pertumbuhan industri tetap sesuai Renstra tahun 2012, yaitu sebesar 6,75%.

Menyadari pentingnya hal tersebut, maka Para Pejabat Eselon I di lingkungan Kementerian Perindustrian memaparkan langsung Program kebijakannya terkait  "Akselerasi Industrialisasi Dalam Rangka Mendukung Percepatan Pembangunan Ekonomi".  Seperti Program Wirausaha Baru Industri Kecil dan Menengah yang disampaikan oleh Dirjen Industri Kecil dan Menengah, Euis Saedah; Prospek dan Tantantangan Pengembangan Industri Makanan dan Minuman, disampaikan oleh Dirjen Industri Agro, Benny Wachyudi; Implementasi MP3EI di Kementerian Perindustrian disampaikan oleh Dirjen Pengembangan Perwilayahan Industri, Dedi Mulyadi; Peran Inspektorat Jenderal Dalam Mengawal Pelaksanaan Kebijakan Industri disampaikan oleh Irjen Kementerian Perindustrian, Imam Haryono; Kebijakan Pengembangan Industri Perkapalan disampaikan oleh Dirjen Industri Unggulan Berbasis Teknologi Tinggi, Budi Darmadi; Tantangan Perdagangan Interasional Produk Industri Indonesia disampaikan oleh Dirjen Kerjasama Industri Internasional, Agus Tjahajana; Pengembangan Industri Petrokimia Nasional disampaikan oleh Direktur Jenderal Basis Industri Manufaktur, Panggah Susanto; dan Kebijakan Untuk Mendukung Daya Saing Industri Nasional, oleh Kepala Badan Pengkajian Kebijakan, Iklim dan Mutu Industri, Arryanto Sagala .

Acara yang disertai dengan makan malam bersama dengan Menteri Perindustrian MS. Hidayat ini diakhiri dengan orientasi lapangan berupa kunjungan ke pabrik tekstil, untuk melihat perkembangan salah satu andalan industri nasional terebut.*** (puskom-yi)

Share:

Berita Serupa

Kegiatan Lainnya  

Twitter

Indonesia Industrial Summit 2018