BERITA INDUSTRI

Ammdes Dipasarkan Mulai Awal Maret


Sumber: Bisnis Indonesia (11/02/2019)

JAKARTA - Produsen alat mekanis multiguna perdesaan (Ammdes), PT Kiat Mahesa Wintor Indonesia (KMWI) akan memasarkan produknya paling lambat awal Maret 2019. Produksi bakal dimulai pekan depan seiring dengan proses uji tipe di Kementerian Perhubungan.

Direktur KMWI Reiza Treistanto mengatakan, Ammdes akan diproduksi di pabrik di Citeureup dengan sebanyak 12.000–15.000 unit per tahun. Produksi awal direncanakan di kisaran 1.000 unit per bulan dan terus meningkat sesuai dengan permintaan pasar.

"Akan bertahap, yang pasti peralatan untuk produksi itu, 100% kami buat di lokal melalui Astra Otoparts karena punya divisi permesinan. Itu bisa hemat investasi signifikan,” ujarnya kepada Bisnis, Minggu (10/2).

Reiza menuturkan, Ammdes akan menyasar dua segmen konsumen yakni pemerintahan, dan swasta. Selain memproses sertifikasi uji tipe tipe (SUT), perusahaan juga tengah memproses untuk masuk ke e-katalog melalui Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang Jasa Pemerintah (LKPP).

Dia mengklaim, sejauh ini terdapat banyak pihak yang telah menyatakan minat terhadap Ammdes, tetapi seberapa besar minat itu baru akan kelihatan ketika Ammdes masuk ke e-katalog. Harga Ammdes di kisaran Rp70 juta untuk unit basis.

"Itu untuk unit Ammdes yang dilengkapi power take off [PTO] sehingga bisa diaplikasikan untuk beragam peralatan. Misalnya untuk alat rontok padi, kami bisa sediakan juga dan bantu install atau bisa dibeli terpisah,” paparnya.

Reiza menjelaskan, untuk produksi awal, Ammdes akan menggunakan 70% komponen lokal sehingga harga lebih terjangkau. Perusahaan juga siap ekspor jika permintaan sesuai dengan spesifikasi yang ditawarkan. Ammdes juga siap mengimplementasikan standar emisi Euro 4 diesel pada 2021 dan biodiesel 20% (B20).

Dia mengklaim, suku cadang tidak masalah pasokan karena perusahaan memiliki jaringan distribusi. Saat ini garansi masih dikaji, khususnya terkait dengan penggunaan di medan perdesaan atau pekerbunan, atau kebiasaan pengguna.

Produksi disebutkan melibatkan banyak industri kecil yang memproduksi 184 jenis komponen atau setara dengan 70% dari harga Ammdes.

Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kemenperin Harjanto mengatakan, Kemenperin terus mendorong percepatan produksi Ammdes sebagai karya anak bangsa untuk mewujudkan kemandirian industri nasional di sektor otomotif.

"Sebagaimana komitmen kami dihadapan Presiden Joko Widodo saat launching Ammdes pada pembukaan GIIAS 2018 di Jakarta, Ammdes ditargetkan dapat diproduksi massal awal 2019,” ujarnya.

KMWI selaku produsen Ammdes terus mematangkan persiapan dari sisi teknis ataupun administrasi. Beberapa proses yang dilakukan antara lain pendaftaran merek di Kementerian Hukum dan HAM, dan persiapan untuk mendapatkan Sertifikat Uji Tipe (SUT) di Kementerian Perhubungan.

Kemenperin juga telah mengeluarkan Kode Perusahaan dan Nomor Identifikasi Kendaraan (NIK) sebagai salah satu syarat untuk produksi. KMWI telah mengantongi NIK yang dikeluarkan pada 8 Januari 2019.

"Salah satu persyaratan perusahaan industri kendaraan bermotor untuk dapat berproduksi, diwajibkan memiliki Kode Perusahaan dan NIK, termasuk Ammdess.” (Thomas Mola)

 

 
Share:

Twitter

Program Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM