BERITA INDUSTRI

Teknologi Digital Dongkrak Produktivitas Industri


Sumber: Investor Daily (11/10/2018)


JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus mendorong percepatan adopsi teknologi digital di sektor industri manufaktur nasional.


Upaya ini penting untuk membuka kunci pertumbuhan dan produktivitas industri, serta penghubung guna menghasilkan inovasi produk yang berkualitas dan kompetitif di pasar global.


“Sebanyak 60% lebih kegiatan manufaktur dapat diotomatisasi dengan teknologi digital. Perubahan-perubahan ini mendorong dunia menuju masa depan produksi yang yang terintegrasi,” kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto saat menjadi pembicara pada Forum Tri Hita Karana dengan tema The Rise of Innovation Hubs yang bertepatan dengan rangkaian pertemuan IMF-Bank Dunia 2018 di Nusa Dua, Bali, Rabu (10/10), seperti dilansir dalam siaran pers Kementerian Perindustrian (Kemenperin).


Menurut Menperin, pemanfaatan teknologi digital untuk menciptakan inovasi menjadi ciri implementasi revolusi industri 4.0. Contohnya, nanti perusahaan manufaktur, pemasok peranti, dan pelanggannya akan terhubung dengan platform internet of things (IoT).


“Berdasarkan beberapa hasil studi internasional, penerapan industri 4.0 dapat menambah total market ekonomi kita hingga US$ 200 miliar pada 2030. Selain itu, industri 4.0 mendongkrak pertumbuhan ekonomi sekitar 1-2 %,” kata dia.


Bahkan, survei McKinsey (2018) menyebutkan, teknologi digital dapat memberi sumbangsih sebesar US$ 3 triliun untuk pasar ekonomi global pada 2030. Itu setara 16% lebih tinggi dari total produk domestik bruto (PDB) dunia saat ini.


Menperin menuturkan, perkembangan ekonomi digital akan mengontrol ekosistem atau cara hidup manusia di masa depan. Contohnya di bidang telekomunikasi, saat ini pilihannya hanya dua, android dan IOS.


“Bank bisa saja tidak dibutuhkan karena marketplace sudah menyediakan layanan penjualan, pembayaran, dan pengiriman. Selain itu, financial market sekarang berbeda, sudah konvergen dengan teknologi. Dengan teknologi, semua data bisa terbuka, terekspos kepada pasar,” papar Airlangga. (ac)



Share:

Twitter

Program Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM