BERITA INDUSTRI

Tekan Defisit, Pemerintah Dorong Ekspor Mainan


Sumber: Kontan Harian (03/10/2018)


Jakarta. Kementerian Perindustrian (Kemperin) membuka lebar-lebar keran ekspor industri mainan. Upaya ini bertujuan mendukung pembenahan ekonomi nasional yang tengah mengalami defisit neraca perdagangan.


"Pemerintah telah membuat beberapa kebijakan yang dapat mendorong ekspor, di antaranya pemberian insentif fiskal untuk industri melalui program Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE)," ujar Airlangga Hartarto, Menteri Perindustrian, melalui pernyataan tertulisnya, kemarin.


Industri mainan berperan penting dalam perekonomian Indonesia. Hal itu terlihat dari nilai produksi pada tahun lalu yang mencapai Rp 10,7 triliun dengan kapasitas sebesar 4.575 ton. Di tahun yang sama, nilai investasi industri mainan bisa menembus hingga Rp 410 miliar. Hingga kini, jumlah tenaga kerja yang mampu diserap industri mainan sebanyak 23.116 orang.


Oleh karena itu, di tengah kondisi perekonomian dunia yang sedang melambat, pemerintah mengharapkan, industri mainan tidak hanya fokus pada pasar domestik. "Jadi, sektor ini pun tergolong padat karya, dengan memberikan multiplier effect bagi perekonomian kita dan kesejahteraan masyarakat," ujar Menteri Airlangga.


Saat ini industri mainan memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi perekonomian nasional. Nilai ekspor industri mainan pada tahun lalu mencapai US$ 302,42 juta. Jumlah itu tumbuh 11,84% dibandingkan dengan tahun 2016 yang sebesar US$ 270,36 juta.


Eldo Christoffel Rafael



Share:

Twitter

Program Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM