BERITA INDUSTRI

Konferensi Dunia tentang Industri Pengelasan Akan Digelar di Bali, Dihadiri 56 Negara Peserta


Sumber: Tribunnews.com (18/05/2018)

Dengan populasi penduduk yang besar, Indonesia memiliki potensi untuk mengembangkan SDM di bidang pengelasan yang mampu memenuhi kebutuhan industri.

Industri manufaktur nasional membutuhkan sekitar 5000 tenaga kerja bidang pengelasan setiap tahunnya. Tingkat kualifikasi yang dibutuhkan industri antara lain welding coordinator, welder, welding inspector, dan non-destructive testing (NDT) personnel.

Sebuah forum yang membahas berbagai perkembangan industri pengelasan di dunia, International Institute of Welding (IIW) Forum, akan digelar di Bali. Forum bertajuk The 71st IIW Annual Assembly & International Conference 2018 (IIW 2018) akan menjadikan Indonesia tuan rumah sekaligus membuka peluang Indonesia untuk menunjukkan kemampuan para pengelas Indonesia di tingkat dunia.

Pertemuan IIW 2018 akan dilangsungkan pada 15 – 20 Juli 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center, Bali, dengan mengangkat tema 'Advanced Welding and Smart Fabrication Technologies for Efficient Manufacturing Processes'.

Sejumlah topik yang akan dibahas pada sesi konferensi di event ini antara lain Advanced Welding Processes and Technologies, Welding Automation and Simulations, Design and Fabrication, Inspection and Quality Assurance of Welded Products, Corrosion and Surface Protection of Welding.

Topik lain yang juga dibahas adalah Personnel Development and Qualifications, Bussiness Aspect of Welding, Special Sessions in Maritime, dan Transportation and Offshore Industries.

“IIW 2018 menjadi forum yang tepat bagi pengelas Indonesia untuk belajar mengenai teknik dan teknologi pengelasan terbaru. Pengetahuan yang didapatkan para peserta pada kegiatan ini bisa disebarluaskan dan diimplementasikan dalam berbagai kompetisi pengelasan nasional,” ungkap Presiden Asosiasi Pengelasan Indonesia (API), Achdiat Atmawinata dalam keterangan pers tertulis kepada Tribunnews, Kamis (17/5/2018).

Pihaknya mendorong anggota dan para pelaku industri pengelasan untuk mengambil peran aktif dalam mengembangkan industri pengelasan Indonesia. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti kegiatan ini.

Selama enam hari, para peserta akan berdiskusi mengenai perkembangan terbaru industri pengelasan melalui berbagai sesi seperti General Assembly, Working Unit Session, International Conference, Plenary Sessions serta kegiatan pameran yang menghadirkan teknologi terbaru di bidang pengelasan.

Beberapa pembicara yang dijadwalkan hadir antara lain Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Airlangga Hartartto; Presiden Direktur PT Komatsu Indonesia, Pratjojo Dewo; Direktur Jenderal Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (ILMATE) Kementerian Perindustrian, Harjanto; dan Chairman Panasonic Gobel Group, Rahmat Gobel sebagai pembicara di sesi Houdremont Lecture.

Beberapa pembicara ternama lainnya juga telah dijadwalkan hadir dalam sesi lain seperti Plenary Session, International Conference dan lain-lain.

Jumlah peserta IIW 2018 yang telah mendaftar ke panitia saat ini mencapai 424 orang. Delegasi terbesar dari China sebanyak 69 delegasi disusul Jerman (56 delegasi) dan Jepang (51 delegasi). Indonesia sampai saat ini akan diwakili oleh 37 delegasi.

Total akan ada 56 negara yang diperkirakan hadir pada IIW 2018 dengan jumlah peserta kurang lebih mencapai 1000 orang.

Peserta IIW 2018 dibagi dalam beberapa kategori antara lain Delegate, Expert and Observers; Young Professionals; Participant International Conference Only; Students (International Conference); dan Students (Annual Assembly).

“Indonesia sebagai tuan rumah semestinya bisa menjadi negara dengan jumlah delegasi terbesar. Kami berharap jumlah delegasi dari Indonesia masih akan terus bertambah, terutama untuk kategori Young Professionals dan International Conference,” ujar Executive Director Indonesia Welding Society/ Chairman IIW 2018, Edi Diarman Djasman.

Share:

Twitter

Indonesia Industrial Summit 2018