BERITA INDUSTRI

Industri Komponen Bakal Terkerek


Sumber : Bisnis Indonesia (29/03/2018)

JAKARTA - Kementerian Perindustrian meyakini program kendaraan bermotor hemat energi dan harga terjangkau (KBH2) membawa dampak positif bagi industri komponen lokal.

Pasalnya pabrikan membutuhkan banyak pasokan suku cadang dengan adanya syarat tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) minimal 80% untuk memanfaatkan aturan tersebut.

Direktur Industri Kecil Menengah (IKM) Kementerian Perindustrian Gati Wibawaningsih mengatakan satu pekerjaan rumah yang perlu dilakukan selanjutnya oleh pemerintah adalah terus mengawal. "Para pelaku usaha [IKM] itu masalahnya konsistensi. Kalau tidak kami terus kontrol, kualitas bisa turun tidak sesuai dengan standar pasar," katanya kepada Bisnis, Selasa (27/3).

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sejak 2014, satu tahun setelah diperkenalkan, KBH2 menjadi aktor utama pendongkrak produksi dalam negeri. Sumbangsih produksi mobil bebas pajak menunjukan tren positif hingga saat ini.

Pada tahun pertama, mobil dengan kisaran harga di bawah Rp150 juta ini menyumbang 4,39% terhadap total produksi mobil domestik. Sepanjang 2017, volume produksi KBH2 sebanyak 249.834 unit atau 20,54% dari total produksi dalam negeri.

Hal ini pun diikuti dengan angka penjualan domestik. Sepanjang tahun lalu, KBH2 menjadi ceruk pasar terbesar kedua setelah mobil kecil serbaguna (LMPV).

Namun penjualan pabrik ke diler KBH2 merosot pada dua bulan pertama 2018 dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Pasokan ke diler Januari-Februari 2018 turun 12,48% dibandingkan dengan dua bulan pertama 2017.

Ketua I Gaikindo Jongkie D. Sugiarto mengatakan membebaskan pajak penjualan barang mewah (PPnBM) dengan mensyaratkan jumlah TKDN terbukti sukses memberikan stimulus positif. "Itu satu bukti kalau jelas aturan dan capaiannya, pasti bisa memberikan dampak positif," ujarnya.

Jongkie mengatakan dampak yang dirasakan industri komponen lokal juga membuktikan bahwa membebaskan pajak barang mewah mobil bukan memberikan keuntungan bagi pabrikan. (M. Khadafi)

Share:

Twitter

Program Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM