BERITA INDUSTRI

Populasi IKM Ditargetkan Naik 1% Per Tahun


Sumber : Investor Daily (26/02/2018)


JAKARTA – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan akan terus mendorong pertumbuhan industri kecil menengah (IKM) dan menargetkan kenaikan jumlah populasinya sebanyak 1% per tahun dengan peningkatan serapan tenaga kerja 3% per tahun. Industri ini diyakini memiliki kontribusi penting dalam mendongkrak pertumbuhan manufaktur dan perekonomian di Tanah Air.


“Untuk itu , kami konsisten berupaya memperkuat kemampuan IKM, diantaranya dengan melakukan perumusan kebijakan, penguatan kapasitas kelembagaan, dan pemberian fasilitas kepada IKM yang berpotensi di Indonesia,” kata Dirjen IKM Kemenperin Gati Wibawaningsih, akhir pekan lalu.


Kemenperin mencatat, jumlah unit usaha IKM di dalam negeri terus mengalami peningkatan setiap tahun. Misalnya pada tahun 2013, ada 3,43 juta IKM, naik menjadi 3,52 juta IKM pada tahun 2014. Kemudian mampu mencapai 3,68 juta IKM di tahun 2015, dan bertambah lagi hingga 4,41 juta tahun 2016. Pada kuartal II-2017, jumlah IKM berada di angka 4,59 juta unit usaha.


“Dengan mencapai 4,4 juta unit usaha IKM di tahun 2016, tenaga kerja yang terserap sebanyak 10,1 juta orang. Jumlah tersebut mendominasi populasi dan tenaga kerja industri di Indonesia,” ujar dia.


Gati meyakini, jumlah IKM nasional akan semakin meningkat seiring pertumbuhan kelas menengah yang diperkirakan mencapai 70% dari total penduduk Indonesia pada tahun 2025. Oleh karenanya, Kemenperin tengah mendorong IKM agar dapat memanfaatkan marketplace untuk mempromosikan produknya secara online. Hal ini seiring dengan perkembangan ekonomi digital saat ini, dimana transaksi lebih banyak dilakukan melalui e-commerce.


“Makanya, kami telah memfasilitasi platform digital untuk mereka dengan membangun e-Smart IKM pada tahun lalu,” tutur Gati.


Pada tahun 2017, sudah ada 1.730 IKM yang telah mengikuti workshop e-Smart IKM. Tahun 2018 ditargetkan bertambah sebanyak 4.000 IKM, dan tahun 2019 Kemenperin membidik hingga 5.000 IKM.


“Para peserta workshop mendapat pelatihan untuk peningkatan daya saing dan produktivitas usahanya. Selain itu, materi tentang cara foto produk danmengunggahnya, serta cara berjualan di marketplace,” terang Gati. (ajg)



Share:

Twitter

Program Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM