BERITA INDUSTRI

Manufaktur Topang PPh Nonmigas


Sumber : Jawa Pos (11/01/2018)

JAKARTA - Industri pengolahan memiliki andil yang besar sebagai penyumbang pajak penghasilan (PPh) nonmigas setiap tahun. Sepanjang 2017, penerimaan pajak dari sektor manufaktur tercatat tumbuh 17,1 persen.

Berdasar laporan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, realisasi penerimaan pajak 2017 menyentuh angka Rp 1,151 triliun. Selanjutnya, PPh dari sektor nonmigas mencapai Rp 596,89 triliun. ''Bukan hanya sebagai penyumbang terbesar pada produk domestik bruto (PDB) nasional, industri manufaktur juga mampu memberikan kontribusi tertinggi sebagai penyetor pajak. Artinya, mereka juga menunjukkan kepatuhan wajib pajak,'' ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto kemarin (9/1).

Industri pengolahan menjadi kontributor tertinggi terhadap penerimaan PPh nonmigas. Angka tahun ini mencapai 31,8 persen. Diikuti sektor perdagangan 19,3 persen, jasa keuangan 14 persen, dan pertanian 1,7 persen.

Adapun tiga sektor yang berkontribusi besar terhadap PDB nasional adalah industri pengolahan yang mencapai 22 persen; perdagangan 13,8 persen; dan pertanian 13,8 persen. ''Aktivitas industri konsisten membawa multiplier effect yang signifikan bagi perekonomian Indonesia,'' kata Airlangga. (agf/c22/fal)

Share:

Twitter

Indonesia Industrial Summit 2018