BERITA INDUSTRI

Kemitraan Peternak dan Industri Sangat Diperlukan


Sumber : Kompas (17/11/2017)

JAKARTA, KOMPAS — Kemitraan peternak sapi perah dengan industri pengolahan susu bisa menjadi salah satu cara melindungi dan menyejahterakan peternak di dalam negeri. Produksi dari peternak bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan bahan baku industri pengolahan susu serta konsumsi susu segar bagi masyarakat.

“Langkah mendorong kemitraan industri pengolahan susu dengan koperasi atau kelompok peternak merupakan tindak lanjut untuk mengembangkan produksi susu,” kata Asisten Deputi Peternakan dan Perikanan Kementerian Koordinator Perekonomian Jafi Alzagladi di Jakarta, Kamis (16/11).

Jafi menuturkan, produksi susu dalam negeri baru sekitar 864.600 ton atau 19 persen dari kebutuhan 4,5 juta ton. Sebanyak 81 persen dari total kebutuhan, yakni 3,65 juta ton, masih harus diimpor. “Konsumsi susu yang tumbuh 5 persen tidak mampu diimbangi produksi susu segar yang hanya meningkat sekitar 2 persen,” ujar Jafi.

Direktur Industri Minuman, Hasil Tembakau, dan Bahan Penyegar Direktorat Jenderal Industri Agro Kementerian Perindustrian Abdul Rochim mengatakan, pasokan susu segar belum mampu memenuhi kebutuhan, baik untuk konsumsi maupun bahan baku industri. Pasokan hanya sekitar 850.000 ton atau 23 persen dari kebutuhan susu industri pengolahan sebanyak 3,7 juta ton setara susu segar. “Impor mencapai 77 persen dari kebutuhan, yakni 2,85 juta ton setara susu segar,” katanya.

Ketua Asosiasi Peternakan Sapi Perah Indonesia Agus Warsito mengatakan, pola kemitraan dengan industri pengolahan susu diharapkan mampu memberi perlindungan bagi peternak sapi perah. “Arah kemitraan ini saling membutuhkan dan saling menguntungkan,” ujar Agus.

Kemitraan itu memberi kepastian bagi industri pengolahan susu dalam hal volume, kualitas, dan kontinuitas pasokan susu segar dari peternak. “Selain itu juga ada jaminan bagi peternak dalam hal penyerapan susu segar dalam negeri oleh industri pengolahan susu,” kata Agus. (CAS)

Share:

Twitter