BERITA INDUSTRI

Mercedes Benz Rakit Truk Di Pabrik Bogor


Sumber : Rakyat Merdeka (30/08/2017)

Mercedes Benz Indonesia mulai merakit truknya di dalam negeri. Axor 2528 C menjadi tipe pertama yang diproduksi di pabrik Wanaherang, Gunung Putri, Bogor.

Dalam acara peluncuran truk tersebut kemarin, hadir Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawadi dan Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi, dan Elektronika Kementerian Perindustrian (Kemenperin) I Gusti Putu Suryawirawan.

CEO Daimler Commercial Vehicles Indonesia Markus Vilinger mengatakan, untuk melakukan perakitan truk lokal, perseroan mengucurkan investasi sebesar 25 juta dolar AS atau sekitar Rp 333 miliar. Dana tersebut untuk memperluas pabrik supaya bisa memproduksi 4500 unit truk per tahun.

"Ini komitmen kami untuk Indonesia, ini untuk membuat kami dekat dengan pelanggan dan menciptakan lapangan kerja," ujarnya.

Menurut dia, saat ini tingkat kandungan lokal Axor 2528 C sudah mencapai 30 persen. Ke depan, perusahaan asal Jerman ini berjanji akan terus menin-gkatkan kandungan lokalnya dalam setiap produknya.

"Kita akan terus menggandeng partner lokal. Tapi kita berharap pemasok lokal bisa terus meningkatkan kualitasnya sehingga bisa kita serap," katanya.

Bicara target, Markus tak mau muluk-muluk. Dia hanya bilang, target produksi kendaraan komersial mereka saat ini hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar Indonesia. Kendati demikian, Markus optimistis produk anyar Mercedes akan diterima publik Indonesia. "Kami targetkan ke segmen pembeli dari sektor tambang, manufaktur, dan lainnya," kata Markus.

Menurut dia, market Indonesia sangatbesar. Ditambah, perekonomiannya terus tumbuh. Karena itu, perseroan optimis produknya terserap di pasar dalam negeri. "Apalagi kualitas Mercedes Benz tidak diragukan lagi," tukasnya.

Head of Daimler Commercial Vehicles regional center for South-East Asia Kay-Wolf Ahiden mengatakan, Indonesia adalah pasar yang paling penting di wilayah Asia Tenggara. Dengan memproduksi truk Axor secara lokal diharapkan bisa mendongkrak bisnis truk perseroan.

Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawady mengapresiasi langkah Mercedes Benz yang mulai produksi truk di dalam negeri. Dengan membuat perakitan di dalam negeri akan memberikan nilai tambah bagi ekonomi Indonesia dengan menyerap tenaga kerja.

"Di saat yang lain masih ragu-ragu alihkan produksinya ke Indonesia dengan alasan ekonomi dan daya beli lemah, Mercedes malah melakukan," katanya.

Menurut dia, pemerintah sudah menyiapkan banyak paket ekonomi untuk menarik investasi di Indonesia. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tax holiday dan tax allowence untuk perusahaan yang menanamkan investasi di Indonesia.

Proses perakitan di Wanaherang sesuai dengan standar internasional Daimler AG yang terdiri dari berbagai langkah mulai dari pencetakan identitas pada sasis, pemasangan gearbox kemudi, pemasangan katup termasuk katup ABS, instalasi radiator, mesin, knalpot, roda dan grill. Proses kemudian dilanjutkan dengan kontrol kualitas yang terdiri dari dua fase. DIT

Share:

Twitter