BERITA INDUSTRI

RI-Malaysia Sinergi Pasok CPO Tiongkok


Sumber : Media Indonesia (25/08/2017)

INDONESIA dan Malaysia siap bersinergi memenuhi kebutuhan minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) untuk Negeri Tirai Bambu. Kedua negara produsen CPO terbesar dunia ini mendukung kebijakan pemerintah Tiongkok dalam menerapkan program biodiesel campuran 5% dengan solar (B5) sebagai komitmen dalam mengurangi emisi karbon.

"Kami sepakat bersama-sama mendorong agar Tiongkok bisa menggunakan B5 sehingga mengurangi trade deficit dengan Indonesia dan Malaysia sekaligus sebagai energi yang ramah lingkungan, " kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto seusai melakukan pertemuan dengan Menteri Perusahaan Perladangan dan Komoditi Malaysia, Datuk Seri Mah Siew Keong di Putrajaya Malaysia, Rabu (23/8) dalam keterangan pers yang diterima Kamis (24/8).

Airlangga berharap penggunaan biodiesel di Tiongkok menjadi pasar potensial untuk meningkatkan ekspor produk sawit Indonesia. Bahkan juga bisa menjadi peluang bagi pelaku industri nasional untuk berinvestasi membangun pabrik biodiesel.

"Sawit merupakan salah satu komoditas strategis Indonesia dan Malaysia. Artinya, sukses atau gagalnya komoditas ini ada di tangan kedua negara sebagai pemasok 90% CPO ke pasar dunia," ungkap dia.

Oleh karena itu, Kementerian Perindustrian fokus mendorong pengembangan industri CPO di dalam negeri melalui hilirisasi agar mampu meningkatkan nilai tambah tinggi. Indonesia menghasilkan CPO mencapai 35 juta ton pada 2016.

"Pengembangkan industri hilir pengolahan minyak sawit, antara lain untuk produk minyak goreng sawit, oleofood, oleochemical, hingga biofuel," tutur Airlangga.

Pada 2016, kapasitas produksi minyak goreng nasional mencapai 45 juta ton per tahun, oleofood 2,5 juta ton per tahun, oleochemical 3,5 juta ton per tahun, dan biodiesel 10,75 juta ton per tahun.

Sementara itu, ekspor CPO dan produk turunannya pada Januari-Februari 2017 sebesar US$4,1 juta atau mengalami peningkatan 63% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2016.

Dalam pertemuan itu kedua pihak juga menyepakati penguatan Council Palm Oil Producing Countries (CPOPC). (Adi/E-4)

Share:

Twitter