BERITA INDUSTRI

Sektor Industri Makanan


Sumber : Koran Sindo (24/08/2017)

JAKARTA - Indonesia dan India akan membangun kerja sama lebih intensif untuk pengembangan industri makanan. Komitmen ini diperkuat melalui kunjungan Menteri Industri Pengolahan Makanan India Sadhvi Niranjan Jyoti ke Balai Besar Industri Agro. (BBIA) Kementerian Perindustrian di Bogor, Jawa Barat. Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Ngakan Timur Antara, India merupakan mitra penting Indonesia. Saat ini, penduduk India lebih dari 1,3 miliar jiwa dan Indonesia sebanyak 261 juta penduduk, yang tentunya memerlukan kebutuhan pangan. "Karena itu, sektor makanan dan minuman menjadi potensi pasar yang besar untuk saling mengembangkan bersama-sama. Kami berharap adanya kerja sama R&D untuk sektor industri makanan dan minuman," ujar dia dalam keterangan tertulisnya kemarin.

Ngakan pun memastikan, kerja sama nantinya didasarkan pada penguatan ekonomi yang modern, kompetitif, dan berkualitas dengan tetap mengedepankan prinsip saling menguntungkan. Dalam upaya percepatan kerja sama ini, BPPI dan BBIA akan berkoordinasi dengan asosiasi dan pemangku kepentingan yang lain.

Kepala BBIA Bogor Umar Habson menjelaskan, pembangunan sektor industri makanan dan minuman memerlukan inovasi yang berkelanjutan. Untuk itu, penting adanya kegiatan penelitian dan pengembangan (litbang). "Indonesia mempunyai modal sumber daya alam yang sangat melimpah, tapi masih perlu mengejar perkembangan teknologi terkini dengan belajar dari negara lain," ungkapnya.

oktiani endarwati

Share:

Twitter