BERITA INDUSTRI

Pabrikan Incar Jerman


Sumber : Bisnis Indonesia (23/08/2017)

JAKARTA — Pelaku industri makanan dan minuman terus berupaya memperluas pasar ekspor, termasuk membidik Jerman yang terkenal sebagai pusat perekonomian di Eropa.

Enny Ratnaningtyas, Sekretaris Direktorat Jenderal Agro Kementerian Perindustrian (Kemenperin), menyampaikan Jerman menjadi pintu masuk untuk ekspor makanan dan minuman ke negaranegara lain di Eropa, seperti Prancis, Inggris, Polandia, dan Belgia.

“Populasi Jerman pada 2016 mencapai 82,67 juta jiwa. Daya beli masyarakat di sana juga tinggi. Populasi negara-negara di sekitarnya juga mendukung penyerapan produk makanan dan minuman,” kata Enny, Selasa (22/8).

Pabrikan dalam negeri umumnya terganjal oleh pemenuhan standar di Jerman yang terbilang lebih tinggi dan regulasi impor. Pasar Jerman saat ini banyak digarap oleh pemain bisnis makanan dan minuman yang menjajakan produk melalui Internet.

Kemenperin terus mendorong pertumbuhan ekspor produk makanan dan minuman, salah satunya melalui pameran Anuga di Cologne, Jerman. Perhelatan ini merupakan salah satu pameran makanan dan minuman terbesar di dunia yang diadakan setiap 2 tahun sekali.

Indonesia telah mengikuti Anuga untuk kedua kalinya sejak 2015. Pendapatan saat pameran pada 2015 mencapai US$11,64 juta dan transaksi lanjutan mencapai US$2,44 juta. Pada tahun ini, Kemenperin memproyeksi pendapatan saat pameran dapat mencapai US$13 juta dan transaksi lanjutan US$3 juta. (Regi Yanuar W.D.)

Share:

Twitter