PENGUMUMAN

Workshop Hasil Litbang Unggulan Balai Besar dan Baristand Industri Tahun 2016


Kegiatan Kajian Hasil Litbang Unggulan merupakan kegiatan yang diselenggarakan oleh Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Industri dan Kekayaan Intelektual (Puslitbang TIKI), Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI) dalam rangka memberikan apresiasi terhadap hasil-hasil litbang yang dilakukan oleh Balai Besar dan Baristand Industri di lingkungan BPPI. Sebagaimana diketahui, BPPI mempunyai 22 unit lembaga penelitian yaitu: 11 unit Balai Besar, 11 Baristand Industri yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia (Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi dan Ambon) dengan jumlah peneliti  305 orang dan perekayasa 52 orang. Selanjutnya, akan didirikan lagi  1 unit  Baristand Industri di Pekanbaru, saat ini masih dalam proses dengan Pemda Pekanbaru.Dari pengamatan selama ini,sebenarnya sudah banyak hasil penelitian dan pengembangan yang telah dilakukan oleh para Peneliti dan Perekayasa di lingkungan BPPI, namun masih sedikit sekali yang dapat dimanfaatkan atau diaplikasikan di dunia industri. Pada kondisi saat ini, dunia usaha khususnya sektor industri sangat membutuhkan litbang terapan untuk mengatasi permasalahan yang dihadapi.

Selain itu, dalam rangka meningkatkan daya saing industri nasional dengan telah diberlakukannya Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) pada Tahun 2015 yang lalu, diperlukan peningkatan daya saing nasional yang didukung oleh program dan rencana tindak lanjut dari Kementerian Perindustrian terutama kebijakan pengembangan sektor industri nasional. Salah satu programnya adalah pengembangan SDM dan penelitian yang meliputi :

  • pengembangan R&D dalam pengembangan bahan baku dan bahan penolong di dalam negeri;
  • pengembangan R&D dalam konversi dan diversifikasi energi; dan
  • pengembangan R&D dalam minimasi dan pemanfaatan limbah.

Oleh karena itu, lembaga litbang terutama Balai Besar dan Baristand Industri di lingkungan BPPI diharapkan dapat memberikan kontribusi yang signifikan dan memiliki komitmen yang lebih kuat terutama dalam berbagai kegiatan yang terkait dengan :

·         Pelaksanaan inovasi dan riset-riset yang dibutuhkan industri.

·         Penyediaan solusi teknis terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi oleh dunia industri.

·         Revitalisasi fungsi litbang teknologi dalam rangka peningkatan penguasaan teknologi/percepatan alih teknologi dan kemandirian bangsa.

·         Peningkatan aplikasi hasil-hasil litbang nasional dan perlindungan HKI.

Dengan demikiandiharapkan Balai Besar dan Baristand di lingkungan BPPI dapat menerapkan pendekatan berbasis pasar (market driven-oriented) dalam kegiatan litbang yang dilakukan. Para peneliti diharapkan juga dapat menghasilkan penelitian yang dapat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh dunia industri. Untuk itu diperlukan keterlibatan SDM litbang yang berkualitas, kapabel dan kompeten khususnya para pejabat fungsional Peneliti. Dengan didukung tenaga peneliti yang profesional, diharapkan pengembangan dan diseminasi hasil litbang dapat dilakukan secara optimal.

Di tahun 2016, Kegiatan Kajian Hasil Litbang Unggulan yang dilakukan meliputi Seleksi Hasil Litbang Unggulan Balai Besar dan Baristand Industri; danPenerbitan Prosiding Workshop Hasil Litbang Unggulan Tahun 2016.Dalam Seleksi Hasil Litbang Unggulan Balai Besar dan Baristand Industri dilakukan dalam 2 (dua) tahap, yaitu (1) Seleksi Tahap I (Tim Teknometer Puslitbang TIKI) dan (2) Workshop Hasil Litbang Unggulan Balai Besar dan Baristand Industri.

Beberapa kriteria penilaian dalam Seleksi Tahap I oleh Tim Teknometer Puslitbang TIKI sebagai berikut:

1)    Penulisan Makalah

Penulisan makalah sesuai dengan sistematika yang ditentukan oleh panitia dan sesuai dengan kaidah ilmiah yang berlaku.

2)    Kelayakan Makalah

Penilaian kelayakan makalah berdasarkan teknometer dengan nilai minimal pada level 4 (empat) sebagaimana Peraturan Kepala BPKIMI No. 110/BPKIMI/PER/09/2013 tanggal 24 September 2013 tentang “Panduan Teknis Pengukuran Tingkat Kesiapterapan Teknologi Hasil Litbangyasa di Lingkungan BPKIMI.

3)    Validasi dan Klarifikasi Hasil Pengukuran Teknometer

Tim seleksi Tahap I melakukan validasi dan klarifikasi hasil pengukuran Teknometer oleh masing-masing unit kerja Balai.

 

Berdasarkan kriteria seleksi tahap I, makalah yang dinyatakan lolos sebanyak 23 (dua puluh tiga) makalah dari 49 (empat puluh sembilan) makalah yang disampaikanuntuk seleksi tahap I hasil litbang unggulan tahun 2016. Makalah yang lolos seleksi tahap I ini  berhak mengikuti Workshop Hasil Litbang Unggulan Balai Besar dan Baristand Industri tahun 2016.

Workshop Hasil Litbang Unggulan Balai Besar dan Baristand Industri Tahun 2016 dilaksanakan dengan metode seminar yang berisi rangkaian presentasi hasil litbang unggulan dari seluruh Presenter Balai Besar dan Baristand Industri di hadapan Tim Juri yang sudah ditentukan oleh Puslitbang TIKI, BPPI. Presentasi akan dibagi menjadi 7 (tujuh) sesi yang masing-masing akan dipimpin oleh seorang Moderator. Kemudian, dilakukan pembahasan internal oleh Tim Juri dalam rangka menentukan 6 (enam) hasil litbang unggulan terbaik Balai Besar dan Baristand Industri Tahun 2016.

Setelah dilakukan pembahasan dan penilaian oleh Tim Juri, maka ditetapkan Pemanang Workshop Hasil Litbang Unggulan Balai Besar dan Baristand Industri Tahun 2016 sebagai berikut:

 

Peringkat

Judul Makalah

Pemakalah

Satuan Kerja

I

Rancang Bangun Mesin CNC untuk Pembuatan Pola Pengecoran

Mufid Djoko Purwanto

Balai Besar Logam dan Mesin

(BBLM)

II

Pemanfaatan Stearin Kelapa Sawit dalam Pembuatan Malam (Lilin Batik)

Irfa'ina Rohana Salma

Balai Besar Kerajinan dan Batik

(BBKB)

III

Aplikasi Integrasi Teknologi Stripping Aeration - Lumpur Aktif untuk Pengolahan Air Limbah Industri Brownies

Hanny Vistanty

Balai Besar Teknologi Pencegahan Pencemaran Industri

(BBTPPI)

IV

(Harapan I)

Penelitian dan Pengembangan Tapak Rantai Kendaraan Tempur Tank Jenis  Scorpion Double Pin dan AmxSebagai Penelitian Berkelanjutan untuk Kemandirian Hankam Nasional

Sri Bimo Pratomo

Balai Besar Logam dan Mesin

(BBLM)

V

(Harapan II)

Limbah Plastik Polietilen (PE) sebagai Solvent untuk Industri Cat

Novi Nur Aidha

Balai Besar Kimia dan Kemasan

(BBKK)

VI

(Harapan III)

Pembuatan Blokrem Kereta Api dari Komposit Polimer non-Asbestos sebagai Substitusi Impor

Kuntari Adi Suhardjo

Balai Besar Bahan dan Barang Teknik

(B4T)

 

Demikian Siaran Pers ini untuk disebarluaskan

Share:

Twitter