KEGIATAN KEMENPERIN

Menperin Resmikan Pembukaan Pameran Tunggal 22 Years Experience Da Vinci Indonesia


Menteri Perindustrian Saleh Husin meresmikan pembukaan pameran tunggal “22 Years Experience” yang digelar Da Vinci Indonesia, di JCC, Jakarta, Rabu (14/10/2015). Turut hadir Bapak Wiranto yang didampingi Ibu Uga Wiranto, Ibu Velly Elvira Yuddy Chrisnandi, Dirjen Industri Agro Kemenperin Panggah Susanto, pemilik Da Vinci Indonesia Tony Phua dan Ibu Doris Phua, Ketua Himpunan Desainer Interior Indonesia Lea Aviliani Aziz, serta komunitas perancang dan pemerhati produk furnitur.


Dalam sambutannya, Menperin menyampaikan, pada triwulan II tahun 2015 industri furnitur tumbuh 7,93 persen dan terhitung lebih tinggi jika dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya mampu tumbuh sebesar 3,74 persen.


Sementara itu, Ekspor komoditi furnitur sampai Juni 2015 sebesar USD 361,03 juta dan impor komoditi furnitur periode yang sama sebesar USD 77,86 juta. Alhasil, neraca perdagangan komoditi furnitur hingga pertengahan 2015 tercatat surplus, yakni USD 283,17 juta.Secara total pada tahun 2013 nilai ekspor furnitur kayu dan rotan nasional mencapai USD 1,8 Miliar dan meningkat pada tahun 2014 menjadi USD 2,2 Miliar. Diprediksi nilai ekspor furnitur kayu dan rotan olahan dalam lima tahun ke depan mencapai USD 5 Miliar.


Bahkan, industri ini turut mendorong kinerja pertumbuhan industri nasional. Industri pengolahan non-migas tumbuh sebesar 5,27 persen, lebih besar dari pertumbuhan ekonomi Triwulan II tahun 2015 sebesar 4,67 persen.


Kemenperin juga melakukan promosi untuk mempopulerkan furnitur di tingkat nasional maupun internasional di Eropa, Amerika dan China sedangkan di dalam negeri seperti pameran IFEX 2016 dan InterDex 2016.Langkah itu sebagai upaya menguatkan citra produk furnitur Tanah Air sebagai produk ramah lingkungan.


Pada kesempatan ini, Menperin Saleh Husin juga mengunjungi pameran Exclusive Furniture Show 2015 di yang juga digelar kompleks JCC. "Ajang ini merupakan momentum emas bagi produk lokal untuk unjuk gigi dan bertemu dengan konsumen ritel maupun pelanggan korporat seperti hotel dan perusahaan properti lainnya," ujar Saleh.Desainer juga diharapkan mampu menyesuaikan selera pasar sebagai upaya peningkatan daya saing industri furnitur dan kerajinan nasional.



Share:

Kegiatan Lainnya  

Twitter

Program Restrukturisasi Mesin Peralatan IKM